Untuk Dak Lantai Beton Rumah Bertingkat, Wire mesh atau Besi Beton?

dak dengan wiremesh atau besi betonPertambahan anggota keluarga, perlindungan dikala banjir, & penggunaan rumah sekaligus tempat berbisnis menjadi beberapa alasan sebagian orang membangun rumah bertingkat. Bagaimana dengan alasan Anda? Apa pun alasannya, yang paling penting pastikan keamanan lantai atas selain pondasi, dinding, tiang, dan atap rumah. Jangan sampai, baru beberapa bulan lantai rumah bagian atas sudah ambruk. Kejadian ini bukan hanya membahayakan keselamatan anggota keluarga melainkan kondisi keuangan. Bagaimana tidak? Bakal keluarkan anggaran lagi untuk perbaikan karena kerusakan. Oleh karenanya, perkuat lantai rumah bertingkat dengan wire mesh atau besi beton.

Wire mesh

Wire mesh, baja tulangan yang dibentuk seperti jaring-jaring di mana di setiap ujung perseginya dilas listrik agar tidak bergeser. Ada banyak keunggulan yang bisa didapatkan jika memanfaatkan wire mesh sebagai salah satu material dak lantai beton di antaranya: meningkatkan daya ikat sehingga lantai tidak mudah retak, penyelesaian lantai relatif cepat karena pekerja tidak perlu lagi merangkai besi secara manual, dan menghemat biaya karena tidak perlu pekerja untuk merangkai & memasang wire mesh. Berapa biaya wire mesh sendiri? Biaya wire mesh biasanya per lembar atau roll. Kalau per lembar kisarannya mulai dari 100 ribu Rupiah. Kalau per roll mulai dari 1 juta Rupiah. Biaya wire mesh juga ditentukan oleh spesifikasi dan kualitasnya. Kalau menggunakan wire mesh hanya untuk lantai rumah bertingkat, wire mesh dengan spesifikasi M4, M5, dan M6 bisa digunakan. Kalau untuk gedung-gedung bisa memilih yang M8 hingga M10.

Besi beton

Material lain yang digunakan untuk membangun fungsi lantai adalah besi beton. Di samping untuk tiang dan pondasi, besi beton juga digunakan untuk lantai rumah bertingkat. Untuk memperkuat lantai, bisa menggunakan besi beton dengan tipe ulir. Berbanding dengan rekan lainnya, pemakaian besi beton relatif rumit. Pekerja harus merangkai antara besi beton satu dengan besi beton lainnya dengan kawat bendrat agar rangkaian yang kokoh. Untuk rumah yang relatif kecil, pekerja cuku repot karena akan selalu melakukan pemotongan besi beton agar pas dengan ruangan yang bakal di lantai. Tak heran bila pengerjaan lantai menggunakan besi beton relatif lama dibandingkan material lainnya. Namun, kekuatannya patut diacungi jempol terlebih jika besi beton ulir berkualitas atau sesuai standar SNI di mana berdiameter 10mm sampai 32mm dengan panjang 12 meter.

Sudah memiliki pilihan material untuk dek lantai rumah Anda? Baik wire mesh maupun besi beton sama-sama memiliki kekuatan yang oke. Perbedaannya sangat menonjol pada waktu pengerjaan, di mana akan relatif cepat jika menggunakan wire mesh dan lamban jika menggunakan besi beton. Untuk masalah biayanya wiremesh atau besi beton, silakan ketahui dan tanya melalui akun twitter. Apa pun yang Anda pilih nantinya, usahakan menggunakan bekisting permanen. Dengan begitu, Anda dapat menghemat pembelian kayu, baja profil, & plywood sebagai penyanggah cor. Penghematan juga dapat dibuktikan dari efisiensi beton hingga beberapa persen tanpa sedikit pun mengurangi kualitas dari lantai. Lebih dari itu, pemasangannya juga relatif lebih singkat, hanya tinggal dibentangkan saja. Beragam tipe beskisting permanen yang bisa Anda pertimbangkan di antaranya floor deck, bondek, dan smartdek. Ketiganya terbuat dari lembaran baja yang dilapisi galvanis yang dibentuk bergelombang.

Kualitas dari lantai beton bukan hanya ditunjang oleh material bangunan melainkan oleh kemampuan pekerjanya. Oleh karena itu, hati-hati pilih pekerja. Pilih yang punya track record bagus, telah menggeluti dunia konstruksi cukup lama, dan sudah punya banyak klien yang merasa dipuaskan.